Night at Tugu Jogja
Mount Merapi seen from Ketep Pass on the peak of Sawangan Hill, Magelang, Central Java, Indonesia.
(by Eijin_Kiver)
Saya sarikan sekelumit dari Docdays kemarin
Semoga Allah memegang erat janji saya, semoga ada umur panjang. Amin
Cinta Indonesia, cinta Papua :))
Wahai seluruh manusia, sesungguhnya Kami telahi menciptakan kamu dari seorang lelaki dan seorang perempuan, dan Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku, agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah adalah yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS. Al-Hujurat (49): 13)
Saya muslim
Saya berwajah cina meskipun sangat jauh dari garis keturunan
Saya ikut liqo
Saya menjalankan shalat 5 waktu saya
InsyaAllah mengamalkan sendi-sendi Islam yang saya pelajari
Saya tumbuh di Solo yang memaknai dalam arti berbagi dengan sesama
Saya tumbuh dalam ajaran salafi di kota yang penuh kearifan lokal dan saya belajar tentang nya
Kejawen saya hargai sebagai sebuah budaya, saya tidak melaksanakannya namun saya tidak akan memperdebatkan mereka yang melakukan ritualnya
Imam Bukhari meriwayatkan, bahwa suatu ketika Aisyah mengawinkan seorang gadis yatim kerabatnya kepada seorang pemuda dari kelompok Anshar (penduduk kota Madinah). Nabi yang tidak mendengar nyanyian pada acara itu, berkata kepada Aisyah, “Apakah tidak ada permainan/nyanyian? Karena orang-orang Anshar senang mendengarkan nyanyian …” Demikian, Nabi saw menghargai adat-kebiasaan masyarakat Anshar.
Bahkan junjungan besar nabi Muhammad menghargainya bukan?
Karena inilah yang menyatukan kota bahkan negara saya
Di kota berhati nyaman, umat muslim mendapatkan angpow saat natal dan imlek serta masjid berbagi daging qurban dengan gereja disekitar
Saya tumbuh dengan banyak ajaran tarbiyah di lingkungan ini
Saya mengucapkan selamat hari besar bagi mereka yang merayakannya tanpa saya berpikir apapun selain “Saya ingin mengucapkan selamat berbahagia bagi kalian yang merayakan” agar kalian bahagia dengan keberadaan saya dan saya pun akan nyaman karena kalian nyaman
Saya selalu bahagia ketika saya mampu menghargai hak-hak minoritas suku, minoritas agama dan minoritas ras ( Di antara tanda-tanda kebesaran-Nya, adalah penciptaan langit dan bumi dan berlainan bahasamu dan warna kulitmu-al Rum 30)
Anda jauh-jauh dikuliahkan di tempat ini untuk mampu beradaptasi dengan segala nilai-nilai terbaik, untuk mampu menghargai pilihan-pilihan dan menghargai pilihan yang bukan pilihan anda
Untuk menghargai adanya perbedaan dan tidak sekedar menghargai, tapi memaknai
Maknailah dengan subtance over form, hidup di dunia dengan harmonisasi antar sesama yang berbeda
Saya menghargai pluralitas, meskipun saya bukan seorang plural
Saya menghargai perbedaan, dan saya tidak akan memaksakan adanya kesamaan
Janganlah satu qaum (kumpulan lelaki) mengejek qaum (kumpulan lelaki) yang lain. Jangan pula (kumpulan perempuan) mengejek (kumpulan) perempuan yang lain, karena boleh jadi mereka (yang diejek) lebih baik daripada mereka (yang mengejek) (QS Al-Hujurat [49]: 11).
Jadi berbuat baiklah dengan siapapun yang berbuat baik kepadamu
Al-Baqarah ayat 148:
Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblat (arah yang ditujunya), dia menghadap ke arah itu. Maka berlomba-lombalah kamu (melakukan) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian. Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.
Allah tidak melarang kamu berbuat baik, dan memberi sebagian hartamu (berbuat adil) kepada orang yang tidak memerangi kamu karena agama, dan tidak pula mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangi kamu karena agama, mengusir kamu dari negerimu, dan membantu orang lain mengusirmu (QS Al-Mumtahanah [60]: 8-9).

Untuk Anda-anda yang menolak keras acara ini!
Ada beberapa hal yang salah : ya, tapi ambilah hal-hal yang baik
Subtance over form.